Cogan Kulineran adalah program kegabutan mencari kuliner enak!

Es Buah PK (Pakuningratan), Es Buah Istimewa Sejak 1973

Es Buah PK, credit images @jogjaku


Salah satu penyebab yang membuat saya betah tinggal di Jogja adalah kulinernya. Ragam makanan dan minuman tersaji oleh tangan-tangan ulet nan sabar. Hasilnya terlihat hingga kini, menjamurnya minuman dengan beraneka rasa tidak lantas menyisihkan minuman segar yang sudah tahunan bahkan puluhan tahun berdiri. Saya selalu ingin merasakan lagi dan tanpa rasa gengsi.

“Ayo njajal Es Buah PK neng dalan Pakuningratan,” ajak seorang teman dalam bahasa Jawa yang artinya ayo mencoba Es Buah PK di jalan Pakuningratan. Ini adalah cinta pertama saya terhadap es buah. Saat saya pesan es buah dengan antrean panjang, aktraksi dari penjual meracik buah-buah segar mulai dari buah nangka, sawo, nanas, kelapa muda, dan cincau hitam menjadi perpaduan seru. Saya tidak merasa menunggu lama karena menikmati pertunjukan tersebut. 8 mangkuk berbaris rapi diisi seluruh buah, air gula, dan serutan es. Sentuhan terakhir adalah kental manis cokelat bergoyang di atas tumpukan es serut.

“Bapak, saya izin memotret proses pembuatan ya?” jari telunjuk sudah siap memencet tombol shutter. Sambil tersenyum jahil bapak yang tengah asyik meracik es menjawab “Boleh mas, nanti persatu foto lima ribu.” Saya pun tertawa sambil melihat fokus pada layar kamera.

“Silahkan mas,” bapak dengan rasa humor tinggi menyerahkan satu mangkuk Es Buah PK yang siap meredam rasa dahaga. Berlokasi di pusat kota, tepatnya di Jalan Pakuningratan No. 76 A, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta menjadi daya tarik masyarakat sekitar untuk datang ke Es Buah PK dengan akses yang mudah. Tidak terkecuali para pegawai negeri sipil yang masih lengkap dengan seragam pada jam makan siang membeli Es Buah PK. Bapak berkumis tipis duduk di sebelah saya persis dan diikuti dua temannya. 

“Es Buah PK ini sudah lama buka, kira-kira tahun 1973 dan baru bulan lalu memberangkatkan umroh para pegawai. Hebat bukan!” jelas bapak berkumis tipis. 

“Kalau nama PK artinya apa pak?” tanya temannya menyambung perbincangan. 

“Duh apa ya, lupa saya,” jawabnya tersenyum. 

Saya ikut membantu menjawab pertanyaan itu, “PK diambil dari singkatan nama jalan warung kaki lima berdiri yaitu Pakuningratan, pak.” akhirnya suasana mencair sembari menikmati Es Buah PK.

Citarasa es buah sejak 70-an memang menyegarkan, dari Pak Karmio ‘pemilik es buah’ meracik sendiri hingga mempekerjakan 5 orang pegawai yang membantunya dari pukul 10.00-17.00 WIB.

Sensasi memakan potongan buah segar bercampur cincau hitam yang kenyal memanjakan mulut saya. Kesegaran Es Buah PK membuat suasana panas terik kota Jogja seolah sejuk. Waktu berjalan lambat dengan hembusan angin sepoi-sepoi menerpa wajah. Setelah menghabiskan satu mangkuk saya membayar Rp8.000. Berawal dari ajakan teman mencoba Es Buah PK saya mulai mencari es segar lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox
. .. ...

@cogankulineran