Cogan Kulineran adalah program kegabutan mencari kuliner enak!

Es Dawet Mbah Hari di Pasar Beringharjo Sejak 1965

Es Dawet Mbah Hari di Pasar Beringharjo, credit image @jogjaku


Berikutnya saya sampai di Pasar Beringharjo, bukan untuk membeli baju batik tetapi berburu es segar yang tidak lekang oleh waktu. Berlokasi di pintu pertama Pasar Beringharjo Sayap Utara terdapat lapak Es Dawet Mbah Hari. 

“Monggo,” Si mbah mempersilahkan saya dan menyiapkan mangkuk mulai membuka kendi-kedi yang berisi dawet, air gula merah, santan, cincau, dan campuran buah nangka. 

“Mbah jualan es dawet sampai jam berapa?” Saya bertanya sambil menyeruput es dawet yang segarnya mulai dari seruputan pertama. 

“Hari ini nanti menungguh agak sore mas, mendung begini.” jawab mbah Hari sembari melihat saya memotret satu mangkuk es dawet. 

Cerita mbah Hari berlanjut dari awal berjualan es dawet. Mbah Hari berjualan sudah sejak 1965 dari masih gadis sampai punya cucu. Es dawet dibuat sendiri dengan resep rahasia keluarga, benar membuat tenggorokan lega. Tanpa pemanis buatan menjadikan semua kalangan menyukainya. 

Mbah Hari berasal dari Bantul dan untuk berjualan di Pasar Beringharjo diantar anaknya. Pukul 10.00 WIB es dawet Mbah Hari sudah dapat dibeli hingga sore sekitar pukul 15.00 WIB. Namun untuk hari senin jangan mencari es dawet Mbah Hari karena libur. Harga satu mangkuk es dawet yaitu Rp5.000.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox
. .. ...

@cogankulineran